Sabtu, 18 Juli 2020

Alur surat rujukan bpjs


Hai mams..

Siapa seh yang anak nya yang minum susu pake botol dibawa sampai tidur suka ngemil, apa lagi suka ngemil makanan yang manis terus juga makan nya suka diemut sampai lama banget.. Nah ini adalah awal mula gigi anak saya mengalami kerusakan yang parah awalnya seh cuman gigi depan yang abis dari usia nya 6bulan dan mulai usia 1 tahun gigi nya tambah parah ditambah anak saya susah banget kalau disuruh sikat gigi.

Menginjak usia 5 tahun hampir semua gigi nya rusak tinggal akarnya dan karena anak saya selalu kontrol ke Rumah sakit Harapan kita slipi jakarta barat,Dokter gigi memberikan opsi untuk dilakukan operasi atau per 2 minggu sekali ke rumah sakit untuk cabut gigi tapi resiko ny anak jadi takut kembali lagi kedokter gigi. Maka kami selaku orang tua menyetujui untuk dilakukan tindakan operasi karena juga kendala untuk bolak balik ke rumah sakit karena kerepotan saya yang mempunyai 3 pasukan cilik.

Setelah dilakukan konsultasi,saya dan suami berterima kasih banyak karena disarankan oleh dokter untuk menggunakan jasa BPJS saja karena kalau untuk pribadi pasti butuh biaya yang besar, maka kami disarankan untuk mengurus berkas berkas yang dibutuh kan untuk operasi nanti.

Nah disini lah saya baru mengetahui alur nya menggunakan BPJS yanh selama ini kami punya tapi belum sekali kami gunakan. Dikarenakan kita tinggal di Depok dan akan melakukan operasi di jakarga maka kita butuh surat rujukan.

Awalnya kita disuruh meminta surat rujukan dari faskes yang tertera di kartu BPJS, karena belum pernah ke faskes yang terdekat kita datang jam biasa karena belum tahu praktek dokter gigi di faskes tersebut,kita disarankan untuk mengambil no antrian besok pagi karena no antrian untuk dokter gigi di faskes tersebut terbatas untuk pasiennya.

Pagi subuh suami sudah berangkat ke faskes untuk mengambil no antrian dan alhamdulillah dapat no antrian, jam 8 kita semua pergi ke faskes tersebut dan bertemu dengan dokter gigi untuk meminta surat rujukan,tapi karena kita tinggal didepok maka faskes tersebut hanya memberikan rujukan ke RSUD depok tidak bisa langsung ke Rumah sakit Harapan kita.

Setelah dari faskes karena sudah mengetahui alur pengambilan no antrian maka suami saya pun kembali ke RSUD besok pagi setelah sholat subuh untuk mengambil no antrian, jam 8 pagi kita ke RSUD untk mengantri ke dokter gigi setelah masuk keruangan dokter gigi masih belum bisa mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Harapan kita ( tidak semudab iti ferguso..hahahaha) kita disarankan ke ruangan administrasi BPJS tapi kebetulan pas kita datang kantornya sudah tutup.

Keesokan hari kita kembali lagi Ke RSUD tapi ke ruangan administari BPJS masih menunggu untuk panggilan karena banyak juga yang mengurus surat rujukan,giliran kita untuk masuk keruangan dengan membawa berkas rujukan dari faskes pertama kartu BPJS serta yang sudah difoto copy dan kartu keluarga kita juga belum bisa langsung mendapatkan rujukan langsung ke Harapan Kita karena RSUD depok belum menyediakan dokter spesialis gigi anak maka kita disarankan ke RSUD Pasar Minggu dan sudah mendapatkan jadwalnya karena langsung sistem online
Seperti pengalaman yang sudah, maka kita semua berangkat ke RSUD Pasar minggu pagi untuk menghindari macet dan bisa ambil no antrian biar tidak terlalu sore selasainya, setelah itu kiga ketemu dokter spesialis gigi anak RSUD pasar minggu setelah konsultasi dengan beliau maka kita disarankan untuk kembali ke ruang administari BPJS pasar minggu untuk meminta surat rujukan Yeay akhirnya setelah hampir seminggu perjuangan kita bolak balik Rumah sakit satu ke Rumah sakit yang lain akhirnya dapat juga surat rujukan ke Rumah Sakit Harapan Kita , ternyata tidak semudah itu untuk mendapatkan surat rujukan.

Setelah mendapatkan surat rujukan kita kembali lagi ke Rumah sakit harapan kita dan karena sudah tahu alur ny untuk mendapatkan no antrian kita kembali berangkat pagi setelah mendapatkan no antrian untuk dokter spesialis gigi anak di Rumah Sakit Harapan Kita untuk konsultasi kapan untuk dilakukan operasi gigi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar