Hai mams.. apa kabar..?
Terima kasih banyak dari anakku yang kedua saya belajar ikhlas, belajar lebih sabar,
Anakku kedua ini terlahir dengan kelainan palatokisis.Apa seh palatokisis ? Bisa baca disini
https://id.scribd.com/doc/176266176/makalah-palatoskisis bahasa awamnya sumbing langit langit atau celah pada langit langit rongga mulut.
Awalnya tidak ada yang tahu kondisi anak saya begini,dari kehamilan sampai kelahiran tidak ada yang aneh. Dan proses kelahiran juga berjalan lancar dibantu oleh asisten bidan. Dan kami baru mengetahui ny setelah 2 minggu karena saya sebagai ibu merasa curiga karena anak saya tidak bisa menghisap puting dengan sempurna, cuman bisa pake dot dan setelah Kenyang keluar dari hidung.Tapi masih saya pendam karena orang tua saya pun tidak merasa curiga kalau anak saya mengalami kelainan. Dan baru ketahuan kalau anak saya mempunyai kelainan setelah kumpul keluarga dimana tante saya melihat ada yang tidak beres pada langit langit mulut anak saya yang tampak ada lubang.
Keesokan hari nya baru saya ke dokter anak daerah kebon jeruk karena hari itu minggu maka banyak dokter anak yang tidak praktek, alhamdulillah ada satu rumah sakit yang dokter anakny praktek saya bersama suami langsung meluncur ke rumah sakit tersebut dan anak saya dilakukan pemeriksaan, setelah dilakukan pemeriksaan memang betul anak saya mempunyai kelainan palatokisis atau bahasa awamnya sumbing langit dan disarankan untuk ke Rumah sakit Harapan Kita, sesaat setelah mengetahui apa itu palatokis seakan dunia saya runtuh,saya cuman bisa mengerutuki diri sendiri kenapa anak saya koq seperti ini,kenapa tidak saya saja yang mengalaminya.
Setelah mendapatkan rujukan kita langsung ke Rumah sakit Harapan Kita Jakarta barat,kita diarahkan ke klinik celah langit dan bibir, dan harus melalui beberapa proses ketemu dengan psikolog, dokter anak,dokter bedah anak,dokter gigi . Dirumah sakit ini lah saya ketemu dengan ibu ibu hebat yang mempunyai anak yang luar biasa,Alhamdulillah kondisi anak saya masih kategori ringan diluar sana banyak yang jauh lebih dari anak saya,dari anak saya yang kedua saya belajar arti ikhlas,syukur dan sabar.
Walaupun anak saya katagori yang ringan akan tetapi perlu perawatan yang ekstra seperti cara minum susu nya cara nanti pas MPASI ny gimana benar benar perlu sedikit extra dan harus rajin kontrol ke rumah sakit.untuk kondisi anakku bisa dijadwalkan operasi usia 18bln atau 22 bln dengan berat badan harus mencapai 10kg.
Usia anakku 18bln dan untuk berat badan sudah mencapai 10kg jadi sudah bisa disarankan untuk operasi , hari ini anakku melakukan serangkaian tes sebelum masuk operasi dan alhamdulillah untuk hasilnya bagus tidak ada gangguan apapun, 10jam sebelum masuk ruang operasi anakku diwajibkan untuk puasa sebenarnya sedih karena anakku rewel pingin minum susu tapi karena operasi hanya boleh dikasih air putih saja.
Tiba saat nya masuk keruang operasi, rasanya campur campur sedih banget ngeliat anak di suntik anastesi ditambah pertama kali saya dan suami masuk ruang persiapan operasi yang dimana serba seteril dingin,operasi berjalan kurang lebih 4 jam ditambah untuk masa pemulihan dari obat 1jam kami menunggu di ruang tunggu rasanya bisa kebayang donk yah cuman bisa pasrah,berdoa sama yang diatas semoga operasi berjalan lancar.
Setelah pasca operasi disaranakan untuk mengukuti kelas terapi wicara dan anakku mengikuti kelas terapi wicara dari usia 2 sampai usia 4thn setelah itu masuk TK dan dari hasil operasi sampai hasil psikolog test menyatakan kalau anakku bisa mengikuti perkembangan sesuai anak sesUsianya,Alhamdullilah sekarang anaknya mau masuk SD.







